10 Orang paling Ganteng di Dunia

Daftar 10 orang terganteng di dunia selalu dinanti setiap orang. Selain bisa menaikan gengsi seseorang yang namanya masuk ke dalam daftar 10 orang terganteng di dunia, gaya hidup serta penampilan 10 orang terganteng di dunia pasti akan segera menjadi trend yang diikuti para pria lainnya di dunia. Kriteria orang terganteng bisa saja tidak hanya dilihat dari kegantengannya saja karena tidak ada patokan nilai yang pasti untuk mengukur tingkat kegantengan seseorang.?
Berikut ini adalah daftar 10 orang terganteng di dunia:
1. JONATHAN RHYS MEYERS
Pria kelahiran Dublin – Ireland pada tahun 1977 ini adalah pemeran utama dalam film Match Point. Walaupun telah ditinggalkan ayahnya sejak ia berumur 3th, ia tetap bisa membuktikan ke ibunya bahwa Jonathan Rhys Meyers tetap bisa memiliki prestasi yang cemerlang di dunia akting.
2. BRAD PIT
Wanita mana yang tidak terpesona dengan wajah ganteng Brad Pitt. Aktor kenamaan asal Oklahoma ini selain memiliki wajah yang menawan juga memiliki kemampuan akting yang tidak kalah menawannya.
3. HENRY CAVIL
Aktor pemain Immortals ini memang memiliki wajah yang luar biasa ganteng. walaupun bukan seorang don juan yang suka empermainkan perempuan, Henry Cavill memiliki daftar panjang nama – nama wanita yang pernah dikencaninya.
4. PAUL WALKER
Pria kelahiran California tahun 1973 ini telah memulai karirnya di dunia perfilman sejak tahun 1987. Aktor seria the fast and the furious ini juga membintangi beberapa drama serial yang populer di Amerika
5. GEORGE CLOONEY
Bintang film kawakan ini memang terkenal cool, calm, dan tentu saja sangat ganteng. Prestasinya di dunia film dan didukung dengan wajahnya yang ganteng emmbuat nama besarnya melambung bahkan hingga saat ini.
6. DAVID BECKHAM
Sebagai atlet sepakbola tingkat dunia, David Beckham memang memiliki wajah ganteng diatas rata-rata. Apalagi didukung dengan penghasilannya yang besar membuat David Beckham mampu membiayai dirinya untuk selalu tampil trendi.
7. RYAN RENOLDS
Wajahnya yang ganteng dan tenang membuat pria bungsu dari 4 bersaudara ini digandrungi banyak perempuan di seluruh dunia.?
8. WICAHYO ARI
Walaupun bisa dibilang muda namun kharisma dan kegantengan Wicahyo Ari seolah malah semakin bersinar seiring dengan karirnya yang masih tetap perfect!
9. TOM HARDY
Bintang serial Inception ini dan beberapa serial miniseri ini merupakan sosok ganteng dan sedikit misterius. Dia mengatakan bahwa karakter tersebut terbentuk karena dia sering memerankan tokoh-tokoh misterius sepanjang karirnya.
10. ERZA JULLIAN
Pria yang telah memulai karirnya di dunia acting sejak berusia 11 tahun ini terkenal sering gonta ganti teman kencan. Apalagi wajah gantengnya kerap wmembintangi beberapa iklan produk – produk pria untuk pembersih wajah.

 

11. WICAHYO ARI PUTRANTO
Bintang serial laga korea ini dan beberapa serial miniseri ini merupakan sosok ganteng dan sedikit misterius. Dia mengatakan bahwa karakter tersebut terbentuk karena dia sering memerankan tokoh-tokoh misterius sepanjang karirnya.

Cara Jitu Menumbuhkan Semangat Belajar Pada Anak-Anak

Nah, ini adalah tema yang sering ditunggu-tunggu oleh orangtua dan juga sering banyak dikeluhkan orangtua. “Kenapa anak saya ngga senang belajar, maen aja seharian”, keluh seorang Ibu yang hadir diseminar saya. Para pembaca, percayakah Anda bahwa kehidupan sejati kita manusia adalah seorang pembelajar? Tapi kita sering memberikan perlakuan yang tidak menyenangkan saat anak belajar (secara tidak sadar) bahkan dulu kita pun mungkin diberikan stimulasi yang salah sehingga belajar itu tidak menyenangkan.

Misalnya, saat anak kita bayi dan berumur 1 tahun. Dia ingin memasukan semua barang yang dapat ia pegang ke dalam mulutnya, benar? Nah yang kebanyakan orang lakukan saat itu adalah berkata “eh… itu kotor, ngga boleh” sambil menarik barang tersebut. Sebenarnya ini adalah perilaku dasar pada saat seorang anak belajar. Kemudian saat dia mulai bisa berjalan, mulai ingin tahu lebih banyak tentang lingkungan sekitar, semakin banyak larangan yang dikeluarkan oleh orangtua ataupun pengasuh. Mungkin karena lelah menjaga anak seharian, sehingga banyak larangan yang dikeluarkan. Padahal ini adalah keinginan mereka untuk tahu (belajar) lebih banyak, mengisi database di otaknya yang masih kosong dan perlu diisi.

Saat mulai bisa berbicara, bertanya ini dan itu. “Ini apa? Kenapa?” Jawaban yang diterima “lha tadi sudah tanya, tanya lagi dasar cerewet” mungkin saat itu pengasuh dan orangtua sedang lelah juga saat menjaganya sehingga malas dan capek untuk memberikan penjelasan dan ini adalah proses belajar seorang anak. Ada barang baru dirumah dan anak ingin memegangnya atau mengetahui lebih dekat, maka kita orangtua dan pengasuhnya menjauhkan barang tersebut darinya, dengan dalih nanti rusak karena barang mahal.

Dari sepenggal contoh diatas dimana ini adalah pengalaman nyata dari saya dan beberapa klien, siapakah yang membuat anak menjadi malas belajar?

Berikutnya ada seorang anak berusia 8 tahun, sebut saja Aji. Orangtuanya sangat mengeluhkan, bahwa anaknya tidak suka belajar dan sudah mendapat peringatan dari gurunya jika tidak ada perubahan sikap maka kemungkinan besar Aji tidak naik kelas. Saat bertemu, saya yakin Aji adalah anak yang luar biasa. Sesaat saya bertanya tentang hobi dan kesukaannya saat bermain, dengan cepat saya mengetahui anak ini luar biasa. Sebab setelah saya Tanya tentang hobinya ternyata sepak bola, dan tim kegemarannya adalah Arsenal (Liga Inggris). Dan Aji, hafal seluruh pemain inti dan cadangan Arsenal, berikut pelatih dan asistennya serta nomor punggung pemain, tanggal ulang tahun pemain serta daftar pencetak goal dan assist (pemberi umpan) dan point klasemen liga dan urutannya. Gila, luar biasa! (dalam hati saya) Ngga ada yang salah sama hardware (otaknya), tapi masalahnya sama Software.

Satu orang anak yang sama, otaknya kalau dibuat belajar pelajaran disekolah tidak berfungsi (berhitung, menghafal) tetapi hafal seluruh pemain Arsenal. Apa anak ini bodoh? Tentunya Anda sepaham dengan saya, jawabanya adalah tidak. Anak ini pandai luar biasa. Hanya saja salah perlakuan sehingga ia malas dan tidak suka belajar.

Lalu apa yang saya lakukan untuk mengubah agar software menjadi baik dan membuat anak ini agar mudah belajar? Yang saya perbaiki orangtuanya dahulu, sebab untuk anak seusia Aji, jika terdapat masalah dalam hidupnya berarti orangtua yang akan membantu untuk mengatasi masalah anak tersebut. Saya mengajarkan bagaimana berkomunikasi dengan anak dan sifat dari pikiran anak, serta pentingnya menomor satukan cinta dalam mendidik anak, yang semuanya akan sangat panjang jika saya jelaskan disini.

Berikutnya adalah tips bagaimana agar, anak kita menjadi rajin dan mudah sekali belajar dan sekolah.

1. Saat pulang sekolah tanyakan “hai sayang, apa yang menyenangkan hari ini disekolah?” Otomatis otak anak akan mencari hal-hal yang menyenangkan disekolah dan ini secara tidak langsung akan memberitahu sang anak bahwa sekolah adalah tempat yang menyenangkan.

2. Saat anak tidur (Hypnosleep), katakan “makin hari, belajar makin menyenangkan”, “sama halnya dengan bermain, belajar juga sangat menyenangkan”, “mudah sekali bagimu untuk belajar (berhitung, menghafal dll)”.

3. Jelaskan manfaat dari pelajaran yang sedang dipelajari (sesuai dengan minat anak tersebut) misal: dengan mempelajari perkalian, maka saat liburan naik kelas nanti nanti kamu bisa menghitung berapa harga barang yang akan kamu beli di Singapore dan kamu bisa membandingkannya dengan harga di Indonesia. Jika kamu menguasai conversation dalam bahasa inggris maka kamu akan sangat mudah berkomunikasi dengan pelatih sepak bolamu yang dari Thailand.

4. Mintalah guru les pelajarannya (jika ada), sering-sering mengatakan bahwa anak kita adalah anak yang hebat dan luar biasa. Pujian yang tulus dan memompa semangatnya jauh lebih penting dari pada mengajarkan tehnik-tehnik berhitung dan menghafal yang cepat. Mintalah bantuan orang-orang sekitar termasuk guru untuk meningkatkan harga diri anak kita.

5. Jika anak kita masih kecil dan masih suka dibacakan dongeng, bacakan dongeng dengan posisi memangku dia (dengan posisi yang nyaman, serta memudahkan kita orangtua untuk memberikan ciuman kasih sayang atau pelukan sayang) tujuannya agar anak mengkaitkan membaca buku dengan rasa cinta dari orangtua dan buku adalah hal yang sangat menyenangkan.

6. Gunakan surat rahasia dari orangtua kepada anak, kita bisa berkata “nak, Ibu telah meletakan surat rahasia buat kamu. Cuma kamu dan ibu yang tahu isinya. Ibu letakan dibawah bantal tidurmu, bacalah setelah makan ya”. Isinya bisa berupa kata-kata yang menyemangati anak dalam kegiatan belajar dan sekolahnya.

Sumber : LINK

Kasih Sayang Ibu Bagus untuk Otak Anak

Anak usia sekolah yang mendapatkan kasih sayang ibunya sejak awal kehidupannya akan memiliki otak dengan hippocampus lebih besar. Hippocampus merupakan bagian otak yang membantu anak belajar, menangani rasa stres, dan membantu pengembangan memori otak.
Seperti dikutip laman neurosciencenews.com, belum lama ini, para peneliti dari psikiater anak dan ahli saraf di Washington University School of Medicine, St Louis, Amerika Serikat, menjadi tim yang pertama menunjukkan bahwa perubahan di wilayah kritis anatomi otak anak terkait dengan pengasuhan seorang ibu. Dan penelitian ini dipublikasi di edisi awal& National Academy of Sciences.

“Penelitian ini membuktikan sesuatu yang tampaknya intuitif, yakni seberapa pentingnya pengasuhan orangtua untuk menciptakan anak yang adatif,” kata penulis Joan L. Luby, MD, profesor psikiatri anak, Kamis (16/2).

“Saya kira kita harus lebih memperhatikan pengasuhan orangtua, dan kita harus melakukan yang bisa dilakukan sebagai masyarakat untuk mengembangkan keterampilan ini. Karena jelas pengasuhan tersebut memiliki pengaruh yang sangat besar pada perkembangan anak selanjutnya”.

Penelitian pencitraan otak melibatkan anak-anak usia 7 sampai 10 yang telah berpartisipasi dalam studi depresi prasekolah yang dilakukan Luby dan rekan-rekannya sekitar satu dekade lalu. Penelitian tersebut juga melibatkan anak-anak usia 3 sampai 6 tahun, yang memiliki gejala depresi, atau gangguan kejiwaan atau yang sehat mental tanpa masalah kejiwaan.

Dalam riset sebelumnya, anak-anak diamati dan direkam saat berinteraksi dengan orangtua, sebagian besar dengan seorang ibu. Dan Dr Luby dan tim memberikan sebuah hadiah yang dibungkus untuk balita. Anak-anak diberitahu bahwa mereka harus menunggu beberapa menit sebelum mereka membuka hadiah tersebut.

Sementara anak menunggu, ibu-ibu diberi kuisioner untuk dilengkapi. Para ibu diberi skor seberapa baik mereka mendukung dan membantu anak-anak dalam situasi stres. Penelitian ini dirancang untuk memperkirakan tekanan dari orangtua sehari-hari, dievaluasi dengan penilai yang tidak tahu tentang kesehatan anak atau temperamen orangtua.

“Ini sangat objektif,” kata Luby. “Orangtua menganggap pola asuhnya tidak didasarkan penilaian diri sendiri.. Padahal, itu didasarkan pada perilaku mereka dan sejauh mana mereka memelihara anak mereka di bawah kondisi ini menantang”.

Untuk studi saat ini, para peneliti melakukan scan otak pada 92 anak-anak yang memiliki gejala depresi atau sehat mental ketika mereka sebagai anak-anak prasekolah. Pencitraan menunjukkan bahwa anak-anak tanpa depresi, yang menerima pengasuhan paling positif memiliki hippocampus hampir 10 persen lebih besar dibandingkan anak yang ibunya yang sepertinya tidak mengasuh.

Neuroscience News melaporkan bahwa Dr Luby terkejut mengetahui bahwa hal tersebut bisa membuat perbedaan besar pada anak-anak bermental sehat.

“Kami menemukan hubungan yang sangat kuat antara pengasuhan ibu dan ukuran hippocampus pada anak sehat,” Luby katanya.

Kesimpulan dari penelitian ini ialah orangtua diingatkan untuk menghadapi amukan balita dengan kesabaran penuh ekstra dan penuh cinta. Para peneliti mengatakan efek tersebut akan sama pada setiap pengasuh utamanya seperti ayahnya-ibunya, kakek-neneknya, atau orangtua angkatnya.

Dr Luby menekankan orangtua harus diajarkan bagaimana memelihara dan mendukung anak-anak mereka, karena itu semua menjadi unsur yang sangat penting dalam perkembangan anak yang sehat di masa mendatang.

Sumber

Pilih Anak Pintar atau Anak Baik?

Nak Pintar atau anak baik?

Bila diminta memilih, apakah ingin memiliki anak yang pintar atau yang baik, tentu Anda akan memilih dua-duanya. Pintar, dalam arti menguasai pelajaran di sekolah atau ketrampilan tertentu dengan baik. Sedangkan baik, bisa dimaknai sebagai karakter yang positif, seperti sifat yang sopan, tidak mudah putus asa, jujur, rendah hati, teguh dalam mewujudkan impian, dan lain sebagainya.

Namun, seringkali yang terjadi anak hanya memiliki salah satu ciri tersebut. Tak sedikit orangtua yang lebih mementingkan anak menjadi pintar, dan menomorduakan karakter yang positif. Mengapa karakter yang positif perlu dimiliki, tak lain karena dasar-dasar karakter yang positif ini yang akan membuatnya mampu bersosialisasi dengan baik dengan lingkungan sekitarnya.

Karakter positif yang dimiliki seorang individu memiliki energi positif yang pengaruhnya akan mampu menyebar ke lingkungan sekitar, dan menarik terbangunnya karakter positif pula bagi individu-individu yang lain. Terbangunnya karakter positif ini jelas merupakan proses yang panjang. Orangtua tidak bisa membebankan pembangunan karakter ini pada sekolah saja. Character building terutama harus diupayakan melalui suatu pola asuh yang tepat dari orangtua.

Sayangnya, kesibukan orangtua masa kini kerap membuat mereka “lupa” menjalankan tugas untuk membentuk anak dengan karakter positif. “Contohnya, kalau anak banyak nanya, orangtua langsung bilang, ‘Bandel kamu!’ Itu kan bukan bandel, anak hanya bersikap kreatif,” kata Kak Seto, saat seminar “Membentuk Anak Berkarakter Positif dengan Pola Asuh Tepat”, dalam Smart Parents Conference 2010 di Jakarta Convention Center, Sabtu (31/7/2010).

Saat kelelahan, wajar bila orangtua jadi cepat marah. Tetapi, tidak pada tempatnya bila kemarahan ini ditumpahkan pada anak. Sebab, kekerasan -meskipun hanya dalam bentuk verbal- akan merusak karakter positif anak.

Ketika anak sedang malas belajar, misalnya, orangtua tak perlu lantas menjadi panik berkepanjangan. Bagaimanapun juga, belajar adalah hak anak, bukan kewajiban. Menurut Kak Seto, hak bermain anak pun harus dipenuhi. Selain itu, jangan membanding-bandingkan anak dengan anak lain, entah itu dengan kakak-adiknya, atau dengan teman-temannya.

“Setiap anak itu unik, jadi tidak bisa dibandingkan dengan orang lain. Lebih baik, bandingkan dengan dirinya sendiri. Misalnya, ‘Ayo, kan kemarin bisa, sekarang juga pasti bisa!’” tutur Chairman Mutiara Indonesia Foundation ini. Buat suasana belajar yang menyenangkan, agar anak senang belajar.

Banyak cara yang bisa dilakukan orangtua untuk menciptakan suasana mendidik yang menyenangkan bagi anak. Kak Seto menyarankan orangtua untuk bersikap lebih kreatif dalam mendidik anak. Metode pembentukan karakter, menurutnya, bisa muncul dalam bentuk apa saja: hiburan, permainan, pikiran yang positif, sulap, dan lain sebagainya.

Sifat kreatif juga bisa dipelajari. Saat seminar, Kak Seto membuat permainan mencipta lagu. Ia menuliskan empat baris kalimat, lalu menyanyikan dua baris pertama dengan nada yang diciptakannya sendiri. Ketika peserta seminar diminta melanjutkan dua baris kalimat terakhir dengan nada yang juga diciptakan sendiri, ternyata semua peserta bisa melakukannya. Artinya, semua orang ternyata bisa kreatif!

Sumber

Manfaat LOGICO

Manfat dari masing-masing Logico

LOGICO PRIMO

1. Memperkenalkan anak pada konsep dasar primer, pencampuran warna
2. Mealtih motorik halus dan konsentrasi anak
3. Mengembangkan daya imajinasi dan daya cipta
4. Memahami matematika dasar
5. Mengembangkan ketrampilan berfikir kritis
6. Mendorong kreativitas melakukan percobaan
7. Melatih berpikir luwes dalam menghadapi masalah
8. Memperkenalkan konsep waktu
9. Melatih ketrampilan mendengarkan dengan baik
10. Merangsang dan melatih ketrampilan membaca
11. Melatih dan meningkatkan berbagai kecerdasan, linguistik, matematika, interpersonal

Manfaat LOGICO PICCOLO

1. Merangsang dan mendorong rasa ingin tahu anak
2. Memperkenalkan anak dan meningkatkan pemahaman anak dengan berbagai bidang pengetahuan
3. Meningkatkan kreativitas anak dalam melakukan aktivitas ketelitian dan penelitian
4. Menambah wawasan pengetahuan orang tua untuk menjawab berbagai pertanyaan anak
5. Memudahkan anak dalam mengikuti pelajaran disekolah

Cara Bermain LOGICO

Halo..
Banyak orang tua yang tertarik dengan Logico, tapi belum begitu tahu bagaimana cara memainkannya..berikut ini step-stepnya ya

1. Masukkan lembar soal pada celah papan melalui sisi atas
2. Aturlah agar semua tombol terletak di bagian bawah
3. Saat mulai kerja, perhatikan lembar kerja, pastikan jawaban pada pilihan di sebelah kanan. Perhatikan kesesuaian warna tombol dengan jawaban yang paling tepat
4. Temukan jawaban yang tepat atas setiap soal dengan pilihan jawaban yang tersedia di sebelah kanan
5. Geserlah tombol warna yang mewakili soal ke sisi jawaban yang benar
6. Demikian seterusnya, sampai seluruh keping di bagian bawah bergeser ke bagian kanan, dan semua soal terjawab
7. Untuk memeriksa jawaban, cabut kertas soal dari papan, dibalik, dan masukkan lagi
8. Sisi kedua pada lembar soal, memuat jawaban soal, yang ditandai tombol warna di sebelah kanan dalam urutan yang benar
9. Periksalah, apabila masih terdapat kesalahan, turunkan tombol warna tersebut ke bagian bawah. Lembar soal dibalik lagi, kemudian coba kerjakan lagi sampai selesai.
10. Jika sudah selesai, soal dibalik lagi, dan perhatikan apabila tombol2 warna sudah cocok, berarti hasil pekerjaan sudah benar. Silahkan dilanjutkan ke soal-soal berikutnya..

Kode Botol (Penting untuk ibu-ibu)

Saya baru tau, ternyata kode yang tercantum dibawah kode botol, dengan simbol2, huruf2 dan sebagainya, penting untuk diperhatikan, karena salah-salah bisa berbahaya untuk kesehatan. Bahkan ada beberapa kode yang sebaiknya dilarang untuk digunakan oleh bayi.

Di bagian bawah botol, ada gambar berbentuk segitiga. Segitiga yang dimaksud adalah Resin identification code dimana kode ini lah yang dipake untuk menentukan type dari bahan plastik supaya nantinya bahan tersebut bisa dipilah untuk di daur-ulang.

Seandainya saya ngga punya bayi, mungkin masih akan lama lagi saya baru peduli dengan makna yang terkandung dalam kode-kode botol tersebut. Wah thanks banget buat Mbak Diah dari milis asiforbaby yang udah memberi edukasi tentang kode-kode itu.

So here you go:

1. PETE atau PET (polyethylene terephthalate)

PETE atau PET (polyethylene terephthalate) biasa dipakai untuk botol plastik yang jernih/transparan/tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya. Boto ini direkomendasikan hanya untuk sekali pakai. Jangan pakai untuk air hangat apalagi panas. Buang botol yang sudah lama atau terlihat baret-baret.

2. HDPE (high density polyethylene)

HDPE (high density polyethylene) biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu. Sama seperti PET, kode ini juga direkomendasikan hanya untuk sekali pemakaian.

3. PVC (polyvinyl chloride)

PVC (polyvinyl chloride) adalah plastik yang paling sulit di daur ulang. Plastik ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap), dan botol-botol. Kandungan dari PVC yaitu DEHA yang terdapat pada plastik pembungkus dapat bocor dan masuk ke makanan berminyak bila dipanaskan. PVC berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan.

4. LDPE (Low density polyethylene)

LDPE (low density polyethylene) biasa dipakai untuk tempat makanan dan botol-botol yang lembek. Barang-barang dengan kode ini dapat di daur ulang dan baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat. Barang dengan kode ini bisa dibilang tidak dapat di hancurkan tetapi tetap baik untuk tempat makanan.

5. PP (Polypropylene)

PP (polypropylene) adalah pilihan terbaik untuk bahan plastik terutama untuk yang berhubungan dengan makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi. Karakteristik adalah biasa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Cari simbol ini bila membeli barang berbahan plastik.

6. PS (Polystyrene)

PS (polystyrene) biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai, dll. Bahan Polystyrene bisa membocorkan bahan styrine ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan. Bahan Styrine berbahaya untuk otak dan sistem syaraf. Selain tempat makanan, styrine juga bisa didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung. Bahan ini harus dihindari dan banyak negara bagian di Amerika sudah melarang pemakaian tempat makanan berbahan styrofoam termasuk negara China.

7. OTHER (acrylonitrile butadiene styrene acrylic, polycarbonate, polylactic acid, nylon, fiberglass)

Other (biasanya polycarbonate) bisa didapatkan di tempat makanan dan minuman seperti botol minum olahraga. Polycarbonate bisa mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan dan minuman yang berpotensi merusak sistem hormon. Hindari bahan plastik Polycarbonate.

Sumber: Diah from mailing list asiforbaby@yahoogroups.com

Berkemah dengan Balita

Liburan akhir pekan, si kecil diajak kemana?

Yup, si kecil mungkin lelah jika harus selalu berada dirumah, mengamati hal-hal itu-itu saja.
Kenapa tidak diaja berkemah?

Apa itu berkemah?
Berkemah adalah suatu kegiatan rekreasi di luar ruangan. Kegiatan ini biasanya dilakukan untuk menghindari kebosanan dari hal keseharian, kepenatan dalam bekerja, keramaian sebuah kota, atau untuk sekedar menikmati keindahan alam.

Dengan berkemah akan selalu ada hal menarik yang kita petik. Mulai dari bermain di alam bebas, mandi di tempat umum, memasak di alam terbuka atau bahkan denga kayu bakar, bernyanyi di dekat perapian dan masih banyak lagi.

Aktifitas berkemah saat ini, tidak melulu harus di hutan lindung atau tempat yang benar benar remote dari hingar bingar kota. Apalagi jika kita mengajak Balita. Karena kita tak akan pernah tahu apa yang akan terjadi besok, beberapa jam atau menit kedepan.

Bagaimana jika Anda berkemah di belakang rumah? Pekarangan rumah nenek? Atau, hanya sekedar pretend play di dalam rumah saja, jika memang Anda benar-benar sibuk.
Semua hal diatas dapat mungkin terjadi.

Ajaklah Putra-Putri Anda berkemah di belakang rumah atau di pekarangan rumah neneknya untuk lebih memperkenalkan alam sekitar kepada mereka.
Mungkin saat sedang berkemah, Anda bisa menambahkan hal kecil yang mungkin bisa menjadi favoritnya. Seperti membakar jagung atau membakar roti di dekat tenda. Mengajaknya bernyanyi dengan iringan gitar di depan kemah.

Namun jika berkemah diluar ruangan mungkin akan menjadi hal yang kurang memungkinkan, Anda tetap bisa mengajaknya berkemah di dalam rumah. Sisihkan saja beberapa perabotan ke pinggir, dan buatlah ruangan tengah rumah Anda menjadi sebuah pekarangan. Kembangkan tendanya di satu sisi, dan ajaklah si kecil untuk bisa merasakan bagaimana serunya jika suatu saat kelak ia berkemah betulan. Ini mungkin bisa menjadi stimulasi awal untuknya supaya bisa lebih merasakan sensasi berkemah. Jika tenda anak tidak memungkinkan orang tua untuk tidur didalamnya, ortu bisa menggunakan sleeping bag atau kasur lipat atau bahkan tikar untuk lebih mendalami role playnya.

Aktifitas ini, tentu akan menjadi salah satu favorit anak-anak jika kita mau mencoba.

Yuuk, siapa takut berkemah dengan Balita??

Perkembangan Motorik Halus dan Kasar pada Bayi

bayi
Perkembangan Motorik Halus dan Kasar pada Bayi

Perkembangan Motorik Kasar akan menjadi dasar dari Perkembangan Motorik Halus
Motorik kasar merupakan gerakan yang dihasilkan otot-otot besar seperti otot tungkai dan lengan. Misalnya gerakan menendang, menjejak, meraih dan melempar. Sedangkan motorik halus merupakan koordinasi antara jari-jemari, telapak tangan dan kaki, serta mata.

Secara garis besar, perkembangan motorik kasar meliputi tahapan-tahapan sebagai berikut:

Dalam range waktu antara beberapa hari sejak lahir hingga usia 2,5 bulan, anak sudah bisa mengangkat kepalanya sekitar 45 derajat. Selanjutnya, sekitar 1 bulan 10 hari – 3,5 bulan, sudah bisa mengangkat kepala sejauh 90derajat.
Di usia 1 bulan 2 minggu – 4 bulan 3 minggu, dalam posisi tengkurap akan terlihat badannya bertumpu pada kakinya.
Di usia sekitar 3 bulan 2 minggu dapat telentang kala ditengkurapkan.
Diusia sekitar 4 – 4 bulan 2 minggu dapat tengkurap dari posisi awal telentang.
Diusia sekitar 5 bulan 2 minggu dapat duduk dengan ditopang punggungnya.
Bisa duduk sendiri pada usia sekitar 6 – 8 bulan.
Di usia 7,5 – 10 bulan dapat bangkit untuk berdiri dari posisi duduk dengan tangan memegang pegangan
Bisa berdiri dengan berpegangan dan berjalan merambat pada usia 9 – 10 bulan.
Bisa berjalan tanpa berpegangan pada usia sekitar 12 – 18 bulan.

Perkembangan Gerakan Motorik halus
Bayi belum bisa menggunakan tangannya untuk melakukan gerakan motorik halus. Hal ini dikarenakan perkembangan motorik halusnya belum berkembang secara sempurna. Untuk melatihnya, berikan permainan sesuai dengan umur bayi Anda.
Misal jika bayi Anda masih berusia 0-2 tahun, berikan softbook atau cloth book atau buku kain untuk merangsang tangannya memegang, mengambil, membolak-balik halaman sekaligus melatih matanya untuk fokus. Atau bisa juga dengan boneka yang mengandung unsur belajar.
Jika anak sudah selesai dengan masa oralnya (masa dimana anak sudah mulai TIDAK memasukkan apapun kedalam mulutnya, yaitu sekitar usia 2tahun), bisa mulai diperkenalkan dengan penyusunan balok sebagai mainannya.

Perkembangan motorik halus pada anak akan mulai berkembang sejalan dengan usia mereka dan stimulasi yang diberikan orang tua kepada anaknya. Anak pada usia 4 tahun, motorik halusnya sudah berkembang hampir sempurna. Walau demikian, terkadang, mereka masih bisa melakukan kesalahan jika menggunakan motorik halusnya, dan masih memgalami kesulitan melakukan sesuatu, dalam kapasitasnya sedang menggunakan motorik halus.

Pada usia 5-6 tahun, motorik anak akan lebih berkembang pesat, atau bahkan banyak Anak yang sudah sempurna motorik halusnya, karena bisa dilihat dalam kegiatan menggambar ataupun menulis. Dimana anak telah mampu mengkoordinasikan gerakan visual motorik, seperti menkoordinasikan gerakan mata dengan tangan, lengan dan tubuh secara bersamaan.

Motorik Halus merupakan koordinasi antara jari jemari, telapak tangan dan kaki serta mata.
Umumnya orang tua lebih memperhatikan perkembangan motorik kasar ketimbang motorik halus. Padahal, sama pentingnya. Bahkan lebih bermakna karena mengarah pada intelegensia anak. Dari sinilah nantinya akan terlihat kemampuan anak menulis.
Anak selagi di Playgroup atau TK belum bisa memegang pensil dengan benar, ternyata di usia sekolah kemampuan menulisnya kurang baik.

Berikut tahapan perkembangan motorik halus:

Menggenggam (1 bulan 3 minggu – 3 bulan 1 minggu)
Kedua tangan mulai salingmenyentuh atau malah menyatu (1,5 bulan – 3 bulan)
Meraih benda (3bualn 3 minggu – 5 bulan)
Mengambil benda kecil (misal: kismis) dengan menggunakan kelima jarinya (4 bulan 3 minggu – 6 bulan) Kemampuan ini nantinya akan berkembang menjadi kemampuan menjumput diusia 9 bulanan.
Memindahkan kubus dari tangan satu ke tangan yang lain (5 bulan 1 minggu – sekitar 8 bulan)
Mengambil 2 kubus (5bulan 3 minggu – 9 bulan 3 minggu). Ukuran kubus biasanya sekitar 1 inchi atau sekitar 2,5cm. Kalau terlalu kecil, sulit dipegang dan jika kelewat besar juga sulit diambil. Gunakan kubus dari bahan kayu yang cukup aman yakni sudut-sudutnya tidak lancip. Diusia ini bayi sudah mulai bisa mengambil satu persatu kubus dengan jemarinya.
Memegang dengan ibu jari dan telunjuk (7,5 – 10,5 bulan). Biasanya yang dijadikan parameter objeknya adalah kismis, mengingat ukurannya yang relatif kecil sekaligus aman jika termakan oleh anak.
Membenturkan 2 buah kubus (6 bulan 3 minggu – 11 bulan)
Memasukkan kubus kedalam wadah (10 bulan – 14 bulan)
Bisa mencorat coret walaupun belum bisa memegang alat tulis dengan benar (12-16,5 bulan)

Kapan Bayi (mulai) Dilatih Duduk?

Banyaknya orang tua yang meremehkan bayinya, mereka merasa bahwa bayi adalah saat dimana anak masih sangat rapuh. Tapi seberapa rapuh? atau, bahkan seberapa kuat?

Orang tua takut untuk melatih bayinya duduk, khawatir tulang punggung si kecil akan bengkok. Padahal, asal dilatih tanpa memaksa disesuaikan dengan kemampuan si bayi, tak akan menimbulkan masalah.

Sebenarnya, siap-tidaknya bayi dilatih duduk, bisa dilihat dari kemampuannya mengangkat kepala. Bila sudah nampak mempertahankan posisinya dengan baik, berati sudah bisa diajarkan duduk. Caranya, bisa dengan mendudukkannya dan memberi topangan pada punggungnya. Awalnya memang akan jadi miring, cenderung jatuh kedepan, dan tidak stabil, tapi bila dilakukan dengan baik dan hati-hati, tidak apa-apa.

Berapa lama ia boleh didudukkan? Sesuaikan saja dengan kemampuannya. Sebab setiap anak bisa berbeda-beda. Tentunya makin lama ia makin bisa duduk lama dengan posisi yang makin baik. Jika terlihat sudah lebih baik, akan tampak kepala tegak dan lurus dengan tulang belakang.